Teknologi.id – YouTube umumkan perubahan cara penayangan iklan di jejaring sosial miliknya. Disampaikan melalui unggahan di blog resmi, perubahan ini akan dimulai dari desktop, dan lanjut ke aplikasi versi mobile dan TV.

Perubahan ini berupa fitur yang menyajikan dua iklan berturut yang dapat dilewati atau ditonton sebelum memulai pemutaran video. Penonton yang menguji fitur baru ini akan memiliki pilihan menonton kedua iklan sebelum memutar video, atau melewatkannya.

Mungkin penonton YouTube akan dikecewakan dengan rencana YouTube tersebut. Ini dikarenakan salah satu alasan beberapa orang berpaling dari televisi demi YouTube adalah, tidak ingin menikmati terlalu banyak iklan.

Namun di sisi lain, dengan memasang dua iklan di depan, iklan yang sering muncul di tengah-tengah video panjang disebut akan dikurangi.

Baca Juga  Cara Membuat Blog Menarik Pengunjung

YouTube berestimasi pengalaman pengguna yang terganggu dengan sela iklan di tengah akan berkurang hingga 40 persen.

Menurut YouTube, para penonton agaknya cukup sensitif dengan frekuensi iklan di tengah-tengah, terutama saat menikmati video berdurasi panjang. Karena hal itu serupa dengan menikmati tayangan di televisi tradisional.

Perubahan ini akan menjadi kabar baik bagi para pengiklan, di mana YouTube menyebut terjadi peningkatan 8 hinga 11 persen untuk pengalaman iklan di awal.

Selain memasang iklan ganda, YouTube juga akan “memaksa” penonton menonton iklan non-skippable alias yang tidak bisa dilewati untuk para kreator, iklan interaktif, dan iklan dalam format vertikal.

Wow, sebuah kebijakan yang memancing reaksi. Bagaimana menurutmu? Apakah lebih menguntungkan atau semakin terganggu?

Baca Juga  5 Website Pencari Kosan Terbaik Versi Teknologi.id

(DWK)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.