Dalam konferensi Google IO 2018, Google mengumumkan mengenai peluncuran Android P, edisi yang akan datang dari sistem operasi seluler terbesar di dunia yakni Android. Android P dilengkapi dengan sejumlah fitur baru, termasuk manajemen baterai bertenaga AI dan beberapa aplikasi yang dirancang untuk membantu pengguna melacak penggunaan perangkat mereka dan membatasi risiko kecanduan ponsel cerdas.

Meskipun banyak fitur yang diumumkan terdengar masuk akal dan bermanfaat, pengguna Android tampaknya belum terlalu bersemangat menyambut edisi baru sistem operasi Android saat ini. Seperti yang diilustrasikan pada bagan di atas, jagad Android masih sangat terfragmentasi dan hanya sebagian kecil perangkat yang menjalankan versi terbaru dari OS populer ini. Hal ini berdasarkan pada fakta bahwa Android digunakan oleh produsen yang tak terhitung jumlahnya yang sering gagal memberikan pengguna mereka pembaruan yang tepat waktu. Hal ini telah lama menjadi salah satu masalah utama Android dibandingkan dengan ekosistem ponsel Apple. (nks)

Baca Juga  0857 4030 7177 Distro Buah Merah Papua Paling Murah Di Cilacap

Sumber: Android Developers Dashboard, Statista.

Baca juga: Tren Ponsel Pintar di 2018.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *