Foto: Nikkei Asia Review

Teknologi.id – Kenyataan pahit bagi Samsung, awal Oktober ini pabrik ponsel terakhirnya di China, tepatnya di kota Huizhou, Guangdong, harus gulung tikar.

Pabrik ini menyusul nasib pabrik Samsung di Tianjin yang lebih dulu ditutup. Vendor asal Korea Selatan itu dilaporkan tak sanggup bersaing dengan kompetitor lokal China soal upah buruh, ditambah lagi ekonomi China yang mulai melamban.

Media lokal Korea Selatan menyebut pabrik Samsung di Huizhou menampung 6.000 karyawan. Sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi yang telah diberikan ribuan karyawannya, Samsung pun membagi-bagikan ponsel Galaxy S10+ secara cuma-cuma untuk mereka.

Baca juga: Google Mengupdate Privasi pada YouTube, Maps, dan Assistant

Galaxy S10+ diberikan kepada karyawan yang sudah bekerja lebih dari 10 tahun di pabrik itu. Sementara karyawan yang masa kerjanya kurang dari 10 tahun mendapat hadiah perpisahan berupa smartphone Galaxy A80.

Baca Juga  0857 4030 7177 Obat Herbal Buah Merah Papua Paling Murah Di Medan

Tak hanya smartphone, dalam rangka kompensasi tersebut, Samsung juga memberikan sebuah jam tangan dan sejumlah uang pada pegawai yang terkena dampak penutupan pabrik.

Hal ini diketahui dari sebuah posting di Twitter. Seorang pengguna media sosial di China yang merupakan keluarga salah seorang pegawai pabrik itu memberikan apresiasi atas pemberian Samsung. “Samsung menutup pabriknya di Huizhou. Saudara perempuan saya telah bekerja lebih dari 10 tahun di sana, pensiun dan menerima kompensasi. Serta sebuah perangkat Galaxy S10+ dan jam tangan,” tulis pengguna Twitter tersebut.

Kalah saing

Pabrik yang berlokasi di Huizhou ini diketahui berdiri sejak 1992 dan mulai beroperasi pada tahun berikutnya.

Baca Juga  Rayakan 40 Tahun, Sony Rilis Walkman Edisi Khusus dengan OS Android

Sebelum menutup pabrik terakhirnya di Huizhou, Samsung sendiri memang sudah semakin tenggelam di China akibat persaingan keras di sana.

Bahkan menurut firma riset Strategy Analytics, pada kuartal II-2019, pangsa pasar ponsel pintar Samsung di Negeri Panda tidak mencapai satu persen

Firma riset itu menyebut market share Samsung di China dalam periode tersebut hanya 0,7 persen dengan volume penjualan 700.000 unit smartphone.

(dwk)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.