Foto: Aga Ciurysek

Teknologi.id – Dalam dunia teknologi yang berkembang pesat saat ini, smartphone, tablet, dan peralatan digital lainnya telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia.

Teknologi berkembang pesat, dan produk digital menjadi semakin kompleks. Tren desain menjadi cerminan dari evolusi ini. Kita menyaksikan pergeseran ke arah desain dengan efek dan interaksi visual yang lebih kompleks. Munculnya teknologi baru telah memunculkan perilaku manusia baru, yang membutuhkan pengalaman dan solusi baru.

Baca juga: Apa Perbedaan Antara User Interface (UI) dan User Experience (UX)? (Bag.1)

Pada artikel ini, Teknologi.id akan membahas mengenai tren UX yang muncul yang akan populer di tahun 2019. Berikut selengkapnya.

12 Tren UX Terbaik dan Terpopuler di Tahun 2019 (Bag.1)

1. UX Responsif

Foto: Net Solutions

Lewat sudah hari-hari dari situs web mobile-friendly. Dalam bisnis desain yang berkembang pesat, sangat penting untuk menjadi Device Agnostic. Device Agnostic adalah kapasitas komponen komputasi untuk bekerja dengan berbagai sistem tanpa memerlukan adaptasi khusus. Istilah ini dapat berlaku untuk hardware atau softwareDalam konteks IT, agnostisisme mengacu pada apa pun yang dirancang agar kompatibel di seluruh sistem yang paling umum. Tujuan dari desain UX pada tahun 2019 adalah untuk memberikan pengalaman tanpa batas terlepas dari perangkat yang dikirimnya.

Baca Juga  Wow! Ini Dia Tablet PC Pertama di Dunia yang Dapat Digulung

2. Interfaces Berbasis Foto

Airbnb menggunakan banyak foto tanpa berlebihan. Foto: Aminta Demandura

Ketika layar ponsel semakin besar, pengalaman penglihatan pengguna juga berubah. Fokus dapat digeser dari hanya menggunakan vektor dan ikon ke foto real-time. Fotografi adalah esensi dalam bidang desain dan perpaduan yang sempurna antara foto dan desain UX yang dapat diperhatikan pada tahun 2019. Tujuannya adalah untuk tidak membebani pengguna dengan tumpukan dan banyak foto. Mempertahankan margin yang cukup besar, jarak, dan keseimbangan warna yang memadai.

3. Tema dan Palet Warna

Tema: Berwarna-warni dan Seimbang. Foto: Beget Tech

Warna adalah salah satu alat paling ampuh dalam sebuah proses desain. Warna dapat membuat desain menjadi indah atau bisa juga merusak desain. Selain itu, warna bisa menjadi faktor penentu dalam menarik viewers atau membuat viewers pergi. Tujuannya adalah untuk menggunakan panduan kombinasi warna bagi pengguna untuk menghargai tema platform.

Baca Juga  Mengenal Quasar, Framework Populer di Jagad JavaScript

Kamu bisa menemukan Palet Warna yang bagus di sini.

4. Ilustrasi

Ilustrasi. Foto: Applestory

Sertakan ilustrasi. Figur tangan yang digambar, vektor, grafik, kartun di UXD untuk menambah personality dan playfulness pada brand-mu. Ilustrasi meningkatkan nilai estetika layar, menambah tampilan dan nuansa serta mengelola pengguna untuk terhubung ke konten di layar mereka.

5. Flat Design → Material Design

Material Design. Foto: 9to5Google

Menerapkan desain bahan. Dengan diperkenalkannya pada tahun 2014, Material Design mengubah cara UX dirancang. Sederhana, minimalis, bersemangat tetapi palet warna yang halus, tipografi, semua mengubah cara layar dilihat dan dirasakan. Kita sekarang perlu beralih dari kecerahan desain datar ke keaktifan, peningkatan interaktivitas, tekstur terperinci, pola, kemampuan beradaptasi desain ke berbagai perangkat, kustomisasi, dan pendekatan yang berpusat pada pengguna dengan Material Design. 

6. Promosikan Konten Video

Konten Video di Halaman Utama. Foto: Medium

Mempromosikan Konten Video adalah salah satu tren desain UX di tahun 2019. Daripada membuat pengguna membaca paragraf yang menjelaskan ‘Tentang Kami’, ‘Mengapa Kami’, ‘Apa yang Kami Lakukan’, lebih baik menggunakan 1–2 menit dari video untuk menjelaskan semua yang ingin kamu sampaikan kepada pengguna. Jadikan videonya sebagai ELEVATOR PITCH. Video yang jelas, jernih, singkat, dan menarik.

Baca Juga  0857 4030 7177 Penjual Buah Merah Papua Manjur Di Bali

Itulah urutan 6 dari 12 tren UX terbaik dan terpopuler di tahun 2019, nantikan tren UX poin ke 7-12 di artikel selanjutnya. Semoga artikel ini dapat menambah wawasanmu.

(DWK)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *